BPOM Bersama Ashabul Kahfi Gelar Sosialisasi Pentingnya Pengawasan Obat dan Makanan

 BPOM Bersama Ashabul Kahfi Gelar Sosialisasi Pentingnya Pengawasan Obat dan Makanan

POROSMAJU.com – Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) menggelar Sosialisasi Obat dan Makanan yang Baik dan Aman, bersama tokoh masyarakat yakni Ashabul Kahfi selaku Anggota Komisi IX DPR RI, bertempat di Gedung Khairuh Ummah Muhammadiyah Tallo, Jalan Arif Rahman Hakim Nomor 2 Kota Makassar. Sabtu (20/3/2021).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat BPOM Pusat dan Provinsi, para Kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah se-Kota Makassar dan Warga Kota Makassar.

Dalam kesempatan itu, anggota Komisi IX DPR RI dari fraksi partai Amanat Nasional tersebut, memaparkan pentingnya pengawasan terhadap Obat dan Makanan. Salah satunya, ia memaparkan terkait sistem vaksinasi Covid-19.

“Pengawasan Obat dan Makanan perlu dilakukan penuh perhatian. Sebab Makanan dan Obat-obatan adalah industri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, karena industri demikian semakin ramai, BPOM dipastikan perlu perhatian lebih, apalagi persoalan vaksinasi,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Masyarakat perlu terus diberikan sosialisasi dan pemahaman terkait tentang pentingnya vakisanasi Covid-19.

Kami memahami, ada beberapa informasi yang mungkin masih sulit dimengerti, maka dari itu, perihal vaksinasi akan terus disosialisasikan secara masif kepada Masyarakat di Kota Makassar pada umumnya dan pada khususnya kalangan milenial, sebab kita perlu memahami, vaksinasi ini sudah di uji secara klinis, sebab vaksin akan dijalankan setelah ada ijin dan persetujuan dari BPOM, jika pantas dan tidak ada mudarat didalamnya secara pengujian tersebut, maka hal tersebut tidak lagi diragukan untuk di edarkan,” ujarnya.

Terakhir, Kahfi meyakinkan seluruh masyarakat untuk terlibat melakukan vaksin sebagai bentuk perlawanan dari Covid-19.

Vaksinasi bertujuan mengurangi penyebaran, dan kematian akibat covid-19, serta menciptakan kekebalan imunitas dan komunitas (herd community),” tutupnya.

Admin.

Related post