Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Genus Institute : Gelombang Aksi Massa Hari Ini, Bukti Bangsa Sedang Sakit

2
×

Genus Institute : Gelombang Aksi Massa Hari Ini, Bukti Bangsa Sedang Sakit

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Muh. Syahid, Penggiat hukum, wakil direktur genus institute.

MAKASSAR,POROSMAJU.Com— Gabungan elemen mahasiswa dan masyarakat di kota Makassar melakukan aksi hari ini untuk menyuarakan aspirasi menolak kebijakan pemerintah, termasuk rancangan undang-undang yang dianggap merugikan.
Terpantau sejak pagi tadi, Selasa (24/09/2019) Gelombang demonstran bergerak ke arah kantor DPRD propinsi Sulawesi selatan untuk menyuarakan aksinya.
Demonstrasi serentak dari mahasiswa dan masyarakat sipil sama-sama mengusung agenda menolak pengesahan sejumlah RUU yang dinilai mengancam demokrasi, seperti RKUHP, RUU KPK, RUU Pertanahan, dan RUU Ketenagakerjaan.
Menanggapi hal tersebut wakil direktur Genus Institute mengatakan “sudah saatnya pemerintah mendapat teguran keras oleh rakyat bahwa bangsa sedang sakit” tutur Muh. Syahid.
Lebih lanjut, dikatakan “pihaknya dengan ini menolak keras direvisinya Undang-undang KPK yang digulirkan DPR RI sejak awal September 2019 lalu.
“Selain rencana revisi UU KPK kami juga menolak beberapa Revisi UU yang menurut kami belum siap untuk disahkan karena masih menuai kontroversi di kalangan masyarakat.”
Syahid, juga menjelaskan pada dasarnya aksi ini bukan hanya semata-mata menyoroti pelemahan KPK melalui revisi UU KPK akan tetapi sebagai bentuk penolakan beberapa Revisi UU yang justru akan merugikan masyarakat.
Untuk itu, Syahid menjelaskan, massa aksi mendesak Presiden Joko Widodo dan DPR RI untuk mereview kembali pasal-pasal yang bermasalah dalam Revisi UU.”
Disebutkan, sejumlah produk legislasi merugikan masyarakat yang disahkan terburu-buru. Olehnya tolak RUU KPK, tolak revisi UU Ketenagakerjaan, tolak revisi UU Pertanahan, tolak RKUHP dan masih banyak lagi.
Massa aksi padati sekitaran kantor DPRD Sulawesi Selatan

“Akhirnya semoga letupan aksi mahasiswa dan masyarakat sipil di berbagai daerah ini menjadi penyambung aspirasi masyarakat yang akhir ini resah dengan berbagai Rancangan Undang-Undang serta kebijakan yang tidak pro rakyat serta menolak keras segala bentuk upaya melemahkan KPK melalui revisi UU KPK yang sediakalanya diupayakan untuk menguatkan lembaga KPK namun malah sebaliknya akan mematikan efektifas kerja dari KPK itu sendiri”. Tutup, Muh. Syahid, yang juga aktif menjadi ketua Gowa Law Study.
Selain di Makassar gelombang aksi mahasiswa dan masyarakat hari ini juga terjadi diberbagai daerah seperti, Jogjakarta, bandung, Jakarta, Surabaya, Palembang serta daerah lainnya.
Admin
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *