Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Masyarakat Konsumsi Air Asin, Ini Yang Dilakukan PDAM Sinjai

1
×

Masyarakat Konsumsi Air Asin, Ini Yang Dilakukan PDAM Sinjai

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Direktur PDAM Sinjai Ir Suratman saat jumpa Pers di ruangan kerjanya.

SINJAI, POROSMAJU.com– Ribuan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sinjai keluhakan asinnya air konsumsi setiap harinya, hingga hari masih menjadi sorotan dari warga, Jum’at, 12/10/2018.
Mereka berharap kepda pihak PDAM segera melakukan normalisasi air sehingga masyarakat dapat menikmati air bersih dan tidak tercemar.
Salah satu warga Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Kasniati mengaku air dari PDAM di beberapa kelurahan di Kecamatan Sinjai Utara sudah hampir tujuh hari air bersih rasanya berubah menjadi asin.
Menurut dia, air dari PDAM saat ini tidak layak lagi dikonsumsi dan sangat berbahaya dipake untuk mandi oleh warga.
Kasni menambahkan, selain dari pada tidak layak dikonsumsi karena air terasa asin dan juga bisa merusak kulit ketika air itu dipake mandi karena kulit terasa gatal
“Warga di beberapa kelurahan yang ada di Kelurahan Lappa pun tidak bisa lagi mengonsumsi air PDAM karena rasanya terasa sangat asin. Problema ini sudah berjalan sekitar tujuh hari, kalau air ini berlanjut masih asin bisa jadi menimbulkan penyakit, seperti penyakit dalam maupun penyakit kulit, Ujar Kasni.
Sebagian masyarakat terpaksa membeli setiap hari air isi ulang demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya untuk konsumsi.
Foto, Pembendungan Sungai Tangka yang lakukan oleh PDAM Sinjai dengan panjang 70 meter ketinggian 3 meter hingga lebar 3 meter.

Ditemui, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sinjai Suratman, mengakui ketika air PDAM yang mengalir ke pelanggan terasa asin karena setiap musim kemarau air laut masuk ke sungai ketika naik pasang sampai ketempat sedotan air yang diperoses menjadi air bersih oleh PDAM Sinjai, itu setiap tahun terjadi.
Karena ini sering terjadi setiap tahun dan sangat mengganggu terhadap pelanggan PDAM jadi kami sudah mengambil langkah bekerja sama dengan PU PR Kabupaten Sinjai dengan menggunakan alat beratnya membendung sungai sistim manual mengumpul sirtu yang dibantu oleh karyawan PDAM Sinjai masukan sirtu dalam karung sehingga disusun untuk tanggul memotong sungai Tangka sepanjang 70 meter dengan ketinggian 3 meter dan lebar 3 meter supaya air asin tidak bisa masuk dan Alhamdulillah sudah selesai kami kerja mudah-mudahan air sudah tidak asin lagi.
” Alhamdulillah dengan langkah untuk mengatasi aliran air asin kepelanggan PDAM kami sudah lakukan mudah-mudahan hal ini tidak terjadi lagi sampai masuk musim hujan, dan kami memohon kepada Pemerintah Daerah supaya membantu carikan solusi karena jauh hari sebelumnya saya sudah melapor kepada Bupati minta ijin untuk berbuat menanggulangi air asin dan beliau memberikan kami ijin untuk berbuat segera dan kami sudah lakukan semua,” terangnya. (JUMARDI)
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *