Rilis Album Baru, Payung Teduh Kutip Syair La Galigo

Personel Payung Teduh (int.)
Personel Payung Teduh (int.)

POROSMAJU.COM, Payung Teduh akhirnya merilis album terbaru yang digarap sejak tahun 2014 lalu. Album terbaru Payung Teduh berjudul “Ruang Tunggu” yang dirilis pada hari ini Selasa, 19 Desember 2017 di Jakarta.
Hal menarik ditemukan pada lagu “Kita Hanya Sebentar”, dalam lagu tersebut, Payung Teduh memberikan narasi awal menggunakan syair Bugis. Hal ini tidak terlepas dari vokalis Payung Teduh Mohammad Istiqamah Djamad atau Is yang merupakan orang Bugis-Makassar.
Ala rini le upatudang mulu jajareng ri laimmu // Tenna io mi anriq ponratu // Mulu jajareng ri sao denra manurungnge // Sining anukku, anummu maneng anri // Mugiling paleppangiaq rupa mabboja.
Potongan syair tersebut merupakan Syair Batara Lattuq kepada We Datu Sengngeng dalam epos La Galigo. Makna syair tersebut dapat diartikan:
Tak ada lain yang duduk di balairungku selain engkau // Engkaulah satu-satunya andinda // Permaisuriku di istana agung manurung // Segala milikku milikmu jua adinda // Berpalinglah memandangku dengan tatapan cinta.
Album “Ruang Tunggu”, merupakan album terakhir sang vokalis Is bersama Payung Teduh. Meski demikian, Is berharap agar Payung Teduh tetap berkarya untuk kedepannya.
“Memang ini merupakan album terakhir Payung Teduh bersama saya, namun Payung Teduh tetap akan berjalan. Payung Teduh harus tetap berkarya dan menyongsong ruang tunggu-ruang tunggu dengan penuh kejutan,” tutur Is dalam Tirto.
Is sebelumnya telah mengumumkan bahwa ia akan keluar dari Payung Teduh selepas kontraknya berakhir awal tahun depan. Beberapa media menyebutkan bahwa Is ingin beristirahat mengingat padatnya jadwal Payung Teduh akhir-akhir ini.
Album “Ruang Tunggu” merupakan album ketiga dan berisikan 9 lagu. Sebelumnya, tahun 2010 Payung Teduh merilis album “Self Titled”, dan di tahun 2012 merilis “Dunia Batas”.
Beberapa musisi tanah air ikut terlibat dalam album “Ruang Tunggu”, sebut saja Adink Permana, produser sekaligus musisi asal Malaysia Noh Saleh, gitaris Denny Chasmala (khusus lagu Muram), Sadrach Lukas, Gatut Santoso (lagu Akad).
Kemudian, Alvin Witarsa, Dika Brasnuckle, Harry Winanto dan Ichmalia yang berduet di lagu “Sisa Kebahagiaan” dan “Mari Bercerita”.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *