Pemeriksaan Kesehatan Paslon, IDI: Kuncinya Bukan Sakit Tidaknya

Ketua IDI Sulsel, Dr. Much. Ichsan Mustari

POROSMAJU.COM, MAKASSARРKetua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulselbar, Dr. Muhammad Ichsan Mustari, menjelaskan, pemeriksaan kesehatan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel bukan persoalan sakit atau tidaknya, tetapi persoalan kemampuan selama lima tahun. Hal ini disampaikan di Privat Care Center (PCC) RS. Wahidin, Jumat, 12 Januari 2018.
“Bukan sebenarya kuncinya adalah sakit sehatnya, kuncinya adalah apakah dia mampu menjalankan atau tidak,” ujar Ichsan.
Lebih lanjut, Ichsan menjelaskan bahwa apa saja dapat mengagalkan calon, bukan hanya melihat sakit yang diderita oleh calon tersebut.
“Jadi jangan melihat penyakit ini, penyakit itu, bukan. Kita melihat apakah dia mempunyai gangguan kemampuan sehingga bisa mengganggu nanti seandainya dia menjadi gubernur atau wakil gubernur,” ujarnya lebih lanjut.
Ichsan tidak menyebutkan secara detail penyakit apa saja yang bisa mengagalkan calon. Menurutnya, hasil pemeriksaan kesehatan nantinya akan diserahkan kepada KPU, kemudian KPU yang mengumumkan hasil pemeriksaan tersebut.
Soal penyakit yang diderita calon, pihak IDI mengaku tidak berhak menyampaikan hal tersebut karena hal tersebut akan disampaikan kepada KPU.
“Jadi semua hasil pemeriksaan akan kita serahkan ke KPU masing-masing, dan akan disampaikan oleh KPU apakah dia memenuhi syarat atau tidak. Saya tidak punya hak untuk meyampaikan memenuhi syarat atau tidak,” ungkap Ichsan.
Rencananya tanggal 15 Januari nanti, pihaknya akan memberikan laporan hasil pemeriksaan kepada KPU. Nantinya, KPU-lah yang akan menyampaikan hasil pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *