POROSMAJU.COM, MAKASSAR– Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), yang juga merupakan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menaggapi wacana pengangkatan jenderal polisi sebagai penjabat gubernur.
Menurut SYL, sebaiknya yang menjadi pejabat gubernur adalah orang yang benar-benar paham terkait pemerintahan. Hal ini demi keberlangsungan pemerintahan di provinsi mau pun kabupaten yang sedang dalam tahap pilkada.
“Karena yang paling ngerti kalau membawa bus yang baik tentu sopir bus. Kalau pilot pesawat yang masuk membawa bus nanti penumpang takut diatasnya,” ujar SYL, Sabtu, 3 Februari 2018.
Gubernur Sulsel dua periode ini menilai, tentu masyarakat mendambakan daerahnya dipimpin dari kalangan yang ahli dalam bidang pemerintahan.
“Para penumpang, sesaat lagi bus ini akan dikemudikan oleh pilot pesawat jet. Tentu penumpang semua mati rasa, belum mati fisik. Tapi bayangkan kalau 9 juta masyarakat Sulsel bisa mati rasa karena itu?,” katanya.
Lebih lanjut, SYL mengatakan bahwa setiap orang memiliki bidang khusus yang bisa dijalankannya.
“Jangan benturkan saya dengan TNI polri, saya baik-baik saja dengan mereka. Tapi apakah bisa saya jadi kapolri juga? Untuk menjadi kapolsek saja saya tidak punya kemampuan,” lanjut SYL yang masa jabatannya akan habis pada April mendatang.
Diketahui, Kemendagri mengusulkan mengangkat dua jenderal polri menjadi Penjabat Gubernur di Jawa Barat dan Sumatera Utara.