Example 728x250
Berita

GAM Desak Penegak Hukum Tuntaskan Kasus Pekerjaan Jembatan di Jeneponto

129
×

GAM Desak Penegak Hukum Tuntaskan Kasus Pekerjaan Jembatan di Jeneponto

Share this article
Example 468x60

JENEPONTO, POROSMAJU.com– Sebanyak 25 orang mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) gelar aksi unjuk rasa di depan Polres dan Kejaksaan Negeei (Kejari) Kabupaten Jeneponto, Kamis (6/2/2020).
Pengunjuk rasa tersebut menutut adanya dugaan korupsi mega proyek pada pembangunan jembatan Bosalia tahap 1 dengan anggaran 4M tahun 2016 yang minimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 644 Juta.
Diketahui, Jembatan Bosalia berlokasi di Kelurahan Sidenre, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi selatan.
Dalam orasinya, Nurul Imam Rahman Selaku Jendral lapangan mengatakan bahwa penanganan dan penanggulangan tindak pindana korupsi bukan lagi ditempuh dengan metode konvensional tetapi karupsi harus betul-betul dengan metode yang terintegritas, terarah, terencana, serta komitmen terhadap seluruh Aparat Penegak Hukum (APH).
Lanjut Nurul Imran, melihat proses penanganan dugaan korupsi mega proyek jembatan Bosalia yang di kerjakan oleh PT. Trikarya Utama Cendana itu terkesan lamban dan mandul.
“Kami berharap penangan dugaan korupsi jembatan Bosalia itu betul-betul serius ditangani demi terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia,” tegasnya.
Wakapolres Jeneponto saat audens dengan massa aksi dengan singkatnya mengatakan, kami akan berkomitmen untuk menuntasakan secepatnya penyidikan kasus korupsi jembatan Bosalia.
JUMARDI.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *