Porosmaju.com, Makassar — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama pada Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai IV Aula Agama Fakultas Islam Universitas Muhammadiyah Makassar, Rabu 11 Maret 2026.
Acara menghadirkan Dekan Agama Islam Dr. Amirah Mawardi, M.Si., Wakil Dekan I Dr. M. Ilham Muchtar, MA, Wakil Dekan Fakultas II Dr. Nurhidayah Mukhtar, M.Pd.I., Wakil Dekan IV Ya’kub, M.Pd., para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta keluarga besar Fakultas Agama Islam.
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sivitas akademika sekaligus memperkuat komitmen pengembangan akademik fakultas.
Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Amirah Mawardi, M.Si., dalam Segalanya menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar momentum ibadah pribadi, tetapi juga ruang memperkuat silaturahim dan solidaritas kelembagaan.
“Silaturahim adalah kekuatan utama dalam membangun fakultas. Kebersamaan yang terjalin hari ini menjadi energi kolektif untuk memperkuat kolaborasi, mempercepat kemajuan institusi, serta menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas,” ujar Amirah.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi ruang mempererat hubungan emosional antara pimpinan, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan alumni dalam suasana kekeluargaan.
“Ramadhan mengajarkan kita tentang keikhlasan, kedisiplinan, dan kepedulian. Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat penguatan tata kelola fakultas yang profesional dan berintegritas,” katanya.
Amirah juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh unsur sivitas akademika serta mendoakan pimpinan fakultas yang sedang menjalankan ibadah umrah agar diberi kelancaran dan kesehatan.
“Terima kasih atas kebersamaan seluruh keluarga besar FAI. Kehadiran Bapak dan Ibu menjadi bukti bahwa semangat kolektif kita dalam membangun fakultas tetap terjaga dengan baik,” tuturnya.
Program Prioritas Empat
Pada kesempatan tersebut, Amirah memaparkan empat strategi program fakultas yang menjadi fokus pengembangan pada periode kepemimpinannya.
Pertama, penguatan manajemen dan tata kelola melalui peningkatan layanan akademik, administrasi, serta optimalisasi peran pimpinan program studi.
Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik dosen maupun tenaga kependidikan. Fakultas terus mendorong percepatan studi lebih lanjut doktoral serta peningkatan jenjang jabatan akademik dosen.
Menurut Amirah, jumlah dosen yang bergelar dokter di lingkungan FAI terus mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga mutu pendidikan tinggi dan memperkuat daya saing institusi.
“Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama kemajuan teknologi. Kami terus mendorong dosen melanjutkan studi doktoral serta mempercepat kenaikan jabatan akademik,” ucapnya.
Ketiga, peningkatan mutu akademik melalui penguatan akreditasi program studi. Seluruh program studi didorong untuk memenuhi standar pendidikan nasional tinggi secara berkelanjutan.
Keempat, memperluas promosi serta kerja sama kelembagaan di tingkat nasional dan internasional guna mendukung pengembangan tridarma perguruan tinggi.
FAI, kata dia, juga tengah mengembangkan jejaring kerja sama luar negeri serta menyiapkan program kelas internasional sebagai bagian dari strategi internasionalisasi fakultas.
Perkembangan Fakultas
Dalam pemaparannya, Amirah turut menjelaskan perkembangan Fakultas Agama Islam yang terus bertumbuh dari sisi jumlah program studi, dosen, hingga mahasiswa.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan transformasi keterampilan dalam menjawab kebutuhan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Amirah berharap seluruh elemen fakultas menjaga solidaritas dan meningkatkan kinerja demi mendukung institusi.
“Kita ingin Fakultas Agama Islam terus tumbuh menjadi fakultas yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Pengajian Ramadan
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan diisi dengan pengajian Ramadhan yang menghadirkan tausiah keislaman oleh Ustadz Lukman Abd. Shomad, Lc., M.Pd.I., selaku Mudir Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah Makassar. Dalam tausiah tersebut, penceramah mengajak peserta menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah serta memperkuat kepedulian sosial.
Pengajian berlangsung khidmat dengan antusiasme peserta yang menyimak materi ceramah hingga menjelang waktu berbuka.
















