Example 728x250
Berita

Enam Pakar Lintas Disiplin Hadir di Indonesia Collaborative Forum 2026, Dosen FKIK Unismuh Salah Satu Narasumber

16
×

Enam Pakar Lintas Disiplin Hadir di Indonesia Collaborative Forum 2026, Dosen FKIK Unismuh Salah Satu Narasumber

Share this article
Example 468x60

Porosmaju.com, Makassar  — Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, dr. Dito Anurogo, M.Sc., Ph.D., dijadwalkan menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Indonesia Collaborative Forum 2026. Forum ilmiah nasional ini mempertemukan para akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu.

Kegiatan tersebut akan digelar secara daring melalui platform Zoom pada Ahad, 15 Maret 2026, pukul 07.30–12.00 WIB atau 08.30–13.00 WITA.

Example 300x600

Mengusung Konsep Indonesia 6.0

Forum ilmiah ini mengangkat tema “Indonesia 6.0: Perspektif Nanoedubiotechnomedicoeconopreneurship (NEBTMEP)”, sebuah gagasan integratif yang memadukan berbagai bidang keilmuan, mulai dari nanoteknologi, pendidikan, bioteknologi, bioinformatika, kedokteran, hingga ekonomi kewirausahaan.

Konsep tersebut diharapkan menjadi landasan inovasi dalam mendorong Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, berkelanjutan, dan berdaya saing global melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu.

Dalam forum transdisipliner ini, dr. Dito Anurogo yang juga dikenal sebagai peneliti di Inovasi Molekuler Indonesia (IMI) Malang serta alumnus PhD dari IPCTRM College of Medicine Taipei Medical University (TMU) Taipei, Taiwan, akan berbagi perspektif keilmuan bersama para pakar dari berbagai bidang.

Hadirkan Pakar Lintas Bidang

Sejumlah narasumber lain yang turut berpartisipasi antara lain Novi Irmania, Ph.D., postdoctoral researcher dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Kholis A. Audah, Ph.D., Chairman of Advisory Board Masyarakat Bioinformatika dan Biodiversitas Indonesia (MABBI); serta Prof. apt. Zullies Ikawati, Ph.D., profesor dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada.

Forum ini juga menghadirkan Prof. Dr. Hamzah Hasan Khaeriyah, M.Ag., akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Alauddin Makassar.

Selain itu, Asro Laelani Indrayanti, S.P., M.P., akademisi sekaligus praktisi wirausaha dan dosen Universitas PGRI Palangkaraya, serta Rusmiyanto, S.Pd., M.Pd., Kepala SMA Negeri 3 Semarang, akan memberikan perspektif pendidikan dalam pengembangan kolaborasi keilmuan.

Mendorong Kolaborasi Intelektual

Penyelenggara menegaskan bahwa forum ini dirancang sebagai ruang dialog dan kolaborasi intelektual lintas disiplin yang mendorong integrasi ilmu pengetahuan dengan inovasi sosial dan ekonomi.

Melalui pendekatan transdisipliner, konsep NEBTMEP diharapkan mampu memperkuat ekosistem riset, pendidikan, serta kewirausahaan berbasis ilmu pengetahuan di Indonesia.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Peserta yang menginginkan e-sertifikat serta akses rekaman webinar dapat memberikan donasi minimal Rp50.000.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini dapat diperoleh melalui narahubung yang juga merupakan alumnus FKIK Unismuh Makassar, dr. Nur Rahmah Awaliah, C.Ed., CMI-HMSc.

Dengan mempertemukan para pakar dari berbagai bidang, Indonesia Collaborative Forum 2026 diharapkan menjadi wadah strategis untuk merumuskan gagasan dan kolaborasi inovatif dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih maju melalui sinergi ilmu pengetahuan, kolaborasi, dan inovasi.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *