Example 728x250
Berita

IKA KPI Unismuh Perkuat Kesiapan Kerja Lulusan melalui Kompetensi dan Akhlak

19
×

IKA KPI Unismuh Perkuat Kesiapan Kerja Lulusan melalui Kompetensi dan Akhlak

Share this article
Example 468x60

Porosmaju.com, Makassar — Ikatan Alumni Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar (IKA KPI FAI Unismuh) mendorong lulusan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) memperkuat kompetensi profesional, membangun portofolio, menjaga akhlak, dan memperluas jejaring alumni untuk menghadapi persaingan dunia kerja. Pesan tersebut disampaikan dalam ramah tamah tingkat program studi di Wong Solo, Makassar, Minggu, 18 Oktober 2026, sebagai bekal bagi lulusan memasuki dunia profesional sekaligus menjalankan peran sosial di masyarakat.

Humas IKA KPI FAI Unismuh, Arinal Hidayah, S.Sos., M.Sos., menekankan pentingnya portofolio untuk menunjukkan kemampuan dan pengalaman selama kuliah. Sementara itu, perwakilan dosen KPI FAI Unismuh, Muh. Agil Husain, S.Sos., M.Pd., mengingatkan bahwa keterampilan profesional perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan perilaku yang baik.

Example 300x600

“Portofolio itu penting untuk Anda bangun, Anda bikin,” kata Arinal saat menyampaikan pesan kepada para lulusan.

Menurut Arinal, portofolio dapat memuat pengalaman organisasi, kepanitiaan, magang, prestasi, dan berbagai keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan. Dokumentasi tersebut menjadi bukti konkret kemampuan lulusan sekaligus membantu mereka menunjukkan keunggulan ketika mengikuti proses seleksi kerja.

Selain portofolio, Arinal mengingatkan lulusan agar menyusun daftar riwayat hidup atau curriculum vitae (CV) sesuai dengan posisi yang dilamar. Pengalaman dan keterampilan yang dicantumkan perlu relevan dengan kebutuhan institusi atau perusahaan sehingga CV tidak hanya berisi daftar aktivitas, tetapi juga memperlihatkan kompetensi yang dapat ditawarkan kepada calon pemberi kerja.

Jika Arinal menyoroti kesiapan lulusan dalam menunjukkan kompetensi, Agil menekankan pentingnya akhlak dalam kehidupan profesional. Menurut dia, masyarakat tidak hanya menilai seseorang berdasarkan gelar akademik dan keterampilan, tetapi juga melalui sikap, cara berkomunikasi, serta perilakunya ketika berinteraksi dengan orang lain.

“Belajar dulu adab sebelum belajar ilmu,” kata Agil, mengutip pesan yang dinisbatkan kepada Imam Malik.

Agil menjelaskan, proses pendidikan mencakup tiga aspek, yakni kognitif, afektif, dan psikomotorik. Aspek kognitif berkaitan dengan pengetahuan, psikomotorik mencakup keterampilan praktis, sedangkan afektif berhubungan dengan sikap, moral, dan perilaku. Ia menilai ketiga aspek tersebut perlu dikembangkan secara seimbang agar lulusan mampu menerapkan ilmu secara bertanggung jawab.

Dalam bidang komunikasi dan penyiaran Islam, lulusan memiliki peluang mengembangkan karier melalui berbagai keterampilan, seperti jurnalistik, desain grafis, penyuntingan video, komunikasi publik, dan hubungan masyarakat. Namun, Agil mengingatkan bahwa penguasaan keterampilan teknis perlu disertai kemampuan bersosialisasi, pengendalian diri, dan akhlak yang baik.

Kesiapan menghadapi dunia kerja, menurut kedua narasumber, tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memperoleh pekerjaan. Portofolio menjadi sarana untuk memperlihatkan kompetensi, sedangkan akhlak tercermin dalam cara seseorang menjalankan tanggung jawab dan membangun hubungan profesional. Jejaring alumni juga dapat membantu lulusan bertukar informasi dan menemukan peluang kolaborasi.

Arinal menyebutkan bahwa berdasarkan data yang dimilikinya, jumlah alumni KPI Unismuh telah mencapai 608 orang. Jumlah tersebut menjadi potensi untuk memperkuat hubungan antarlulusan, memperluas pertukaran informasi pekerjaan, dan menghubungkan kebutuhan tenaga profesional dengan kompetensi alumni.

“Jadi tetap terhubung dan terkoneksi di grup-grup kita,” ujar Arinal.

Ia menjelaskan, keterhubungan ant alumni dapat membantu ketika organisasi atau jejaring profesional memperoleh kesempatan mengerjakan proyek tertentu. Dengan pendataan kompetensi yang baik, alumni dapat mengidentifikasi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan, mulai dari jurnalistik dan penyuntingan video hingga desain grafis serta pengelolaan hubungan masyarakat.

Agil juga mengingatkan lulusan agar tidak membatasi kontribusi sosial hanya pada satu jenis profesi. Sarjana KPI dapat mengambil peran melalui jurnalistik, penyiaran, hubungan masyarakat, komunikasi publik, dan bidang lain yang sesuai dengan keahliannya. Menurut dia, kebermanfaatan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh jabatan, tetapi juga oleh kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat.

Dalam ramah tamah tersebut, sejumlah lulusan menerima penghargaan atas capaian akademik dan kompetensi mereka. Andi Rahmat Yusuf Ihraja, S.Sos., tercatat sebagai wisudawan terbaik tingkat Program Studi KPI FAI Unismuh. Ia juga menerima penghargaan hafiz Al-Qur’an 30 juz dan prestasi terbanyak.

Sementara itu, Ikhsan Musaddiq, S.Sos., meraih penghargaan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi dengan nilai 3,99 serta kategori penguasaan bahasa Arab. Penghargaan kompetensi jurnalistik diberikan kepada Adaha Nabilla Abas, S.Sos., sedangkan penghargaan dedikasi organisasi diberikan kepada Muh. Fadhil Firjatullah, S.Sos.

Dalam pesannya kepada sesama lulusan, Andi Rahmat mengingatkan bahwa kelulusan merupakan awal perjalanan untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh selama kuliah. Ia menekankan pentingnya membagikan pengetahuan serta menjaga dukungan orang tua, dosen, dan teman-teman dalam menjalani tahap kehidupan berikutnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan dosen KPI FAI Unismuh, Muh. Agil Husain, Ketua IKA KPI FAI Unismuh Aswar Nawawi, S.Sos., M.Sos., serta Humas IKA KPI FAI Unismuh, Arinal Hidayah. Pertemuan ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara lulusan, dosen, dan organisasi alumni dalam mendukung pengembangan profesional para sarjana.

Melalui penguatan portofolio, peningkatan kompetensi, pemeliharaan jejaring alumni, dan pembentukan akhlak, lulusan KPI Unismuh diharapkan lebih siap menghadapi persaingan dunia kerja. Upaya tersebut juga diharapkan mendorong para alumni membangun reputasi profesional yang berlandaskan kemampuan, integritas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *