Hartono Bersaudara, Pemilik Kekayaan Terbesar di Tanah Air Versi Forbes

 Hartono Bersaudara, Pemilik Kekayaan Terbesar di Tanah Air Versi Forbes

Hartono Bersaudara, Pemilik Kekayaan Terbesar di Tanah Air Versi Forbes
Hartono bersaudara (sumber: Enterpreneur Bisnis)

POROSMAJU.COM, Robert Budi Hartono atau yang memiliki nama asli Oei Hwie Tjhong, adalah seorang pengusaha Indonesia yang lahir di Semarang 77 tahun lalu. Ia merupakan anak kedua dari pendiri perusahaan Djarum yaitu Oei Wie Gwan.
Robert merupakan keturunan Tionghoa-Indonesia. Kakaknya bernama Michael Bambang Hartono alias Oei Hwie Siang. Total kekayaan Robert pada tahun 2012 yang dicatat Forbes mencapai US$ 6,5 miliar menempatkannya sebagai orang terkaya ke-146 di dunia dan orang terkaya nomor satu di Indonesia.
Bos Djarum tersebut kembali menjadi orang terkaya Indonesia 2018 versi Majalah Forbes. Kekayaan Budi Hartono mencapai 17,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 238,38 triliun (kurs Rp 13.700 per dollar AS).
Seperti dikutip dari Forbes, Rabu 7 Maret 2018, Budi berada pada peringkat ke-69 daftar orang terkaya di dunia untuk tahun 2018.
Selama beberapa tahun terakhir Budi Hartono dan adiknya Michael Hartono menguasai peringkat atas orang terkaya Indonesia versi majalah Forbes.
Setelah di tahun 2017 mereka mengukuhkan sembilan tahun berturut-turut posisi orang terkaya nomor satu di tanah air.
Kekayaan Hartono bersaudara melonjak menjadi 32,3 miliar dollar AS atau setara Rp436,05 triliun (dengan kurs Rp13.500/USD). Dari sebelumnya 17,1 miliar dollar AS. Peningkatan ini disebabkan kenaikan harga saham PT Bank Central Asia Tbk sebesar hampir 50 persen.
Setelah sebelumnya, mereka dengan cerdas melakukan diversifikasi, mengambil saham BCA setelah klan Salim kehilangan kendali akibat krisis keuangan Asia 1997-1998.
Selain itu, mereka juga memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 65.000 hektare di Kalimantan Barat sejak tahun 2008, serta sejumlah properti di antaranya pemilik Grand Indonesia dan perusahaan elektronik. Salah satu bisnis Group Djarum di sektor ini bergerak di bawah bendera Polytron yang telah beroperasi lebih dari 30 tahun.
Di tahun 2017, keluarga Hartono meningkatkan jumlah kepemilikan saham mereka di BCA sebanyak 8 persen dari 47 persen menjadi 55 persen. Merambah bidang teknologi, mereka pun mengucurkan dana bagi perusahaan perangkat game Singapura Razer, yang baru-baru ini melantai di Bursa Efek Hong Kong.
Kekayaan mereka dihitung berdasarkan harga saham dan nilai tukar rupiah pada 17 November 2017. Valuasi perusahaan tertutup dihitung berdasarkan nilai perusahaan sejenis yang diperdagangkan secara publik.
 

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *