Dialog Integritas Pelayanan 112, Semua Keluhan Dipastikan Akan Terjawab!

Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Ismail Haji Ali, saat menjadi pembicara dalam Dialog Integritas Pelayanan 112 di Celebes Cafe, 7 Desember 2017.

POROSMAJU.COM, Makassar – Humas Pemerintah Kota Makassar melaksanakan Dialog Integritas Layanan 112 di Celebes Cafe, Jalan Arif Rate, Makassar, Kamis, 7 Desember 2017 pagi ini.
Dialog tersebut mengusung tema “Integritas Layanan 112 Mudahkan Pelayanan Publik” dengan mengahadirkan narasumber Kepala Dinas Kominfo Makassar, Ismail Haji Ali dan dimoderatori A. Mangara.
Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian, Abd. Rahman Bando, semula dijadwalkan akan hadir sebagai pembicara, namun hingga akhir, ia takkunjung datang.
Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Ismail Haji Ali, mengungkapkan, nomor layanan ini untuk memudahkan masyarakat untuk menyampaikan keluhannya. Meski demikian, banyak pula warga yang hanya main-main.
“Banyak yang hanya menguji coba 112 dengan memiskol. Dari 112, pemkot mengetahui itu ketika masuk lagi panggilannya, dan tidak menutup kemungkinan ketika muncul lagi, persepsi personil 112 hanya miskol lagi,” tutur Kepala Diskominfo Makassar.
Ali, mengatakan, masyarakat yang paling banyak menghubungi 112 adalah masyarakat yang ditimpa masalah seperti mati lampu, air tidak mengalir, atau pohon tumbang. Ia memastikan seluruh keluhan masyarakat akan terjawab.
“Jadi keluhan-keluahan masyarakat semuanya itu terjawab. Karena semua panggilan yang masuk ke 112 adalah masuk juga di HP saya. Kuncinya 112 ini untuk kelancaranya adalah bagian teknis. Biasa juga saya langsung hubungi yang penelpon 112 itu,” kata Ismail.
Kadiskominfo juga membeberkanari data dari  6 Desember 2017 malam, selama 12 jam, pihaknya menerima panggilan kurang lebih 306, panggilan terjawab 298, dan yang tidak terjawab 8. Namun, bebernya hanya 11 orang yang serius berkomunikasi .
Terkait keluhan masyarakat perihal pihaknya yang tidak merespons aduan masyarakat hal itu mungkin disebabkan cuaca.
“Itu disebeabkan cuaca, karena ini kita pake adalah jaringan,” ungkapnya.
Selain itu, ke depannya ungkap Ismail, Pemkot, khususnya Kominfo Makassar, akan fokus mengupayakan pemassifan CCTV dan wifi gratis.
“Saat ini ada 30 titik. Salah satu ada kita pasang dia Pulau Parang Lompo 1 buah dan Pulau Lakkang 1 buah. Ada juga di Pantai Losari, Lapangan Karebosi, Lapangan Hasanuddin, Taman Macan, dan ada juga di Lapangan Hertasning. Tentunya ruang-ruang publik lain juga,” ungkapnya.
Persoalan kapasitas wifi, Ismail mengungkapkan, kapasitas akan mencapai 10-20 MBPS di jam kerja, sementara waktu pulang kerja, pihaknya akan mendeteksi titik yang paling ramai seperti Karebosi  dan Pantai Losari, kapasitasnya akan meningkat 30 MBPS.
Ungkapnya, anggaran yang dipakai tahun 2017 ini sejumlah 12,8 M. Anggaran 2018 nanti akan meningkat karena ada beberapa yang akan dibenahi.
“Kita perkirakan anggaran 2018 akan naik sejumlah 15 M,” bebernya (Baslam).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *