Example 728x250
Berita

Kerja KPK tidak Maksimal, Momen Hari Anti Korupsi se-Dunia, Kerja KPK Harus Dievaluasi

7
×

Kerja KPK tidak Maksimal, Momen Hari Anti Korupsi se-Dunia, Kerja KPK Harus Dievaluasi

Share this article
Example 468x60

Ketua Presidium Nasional Jaringan Intelektual Nusantara (JIN), Razikin Juraid.

POROSMAJU.COM, Makassar — Ketua Presidium Nasional Jaringan Islam Nusantara (JIN), Razikin Juraid, angkat bicara soal kinerja Komisi Pemberansan Korupsi (KPK). Ia mengatakan, dalam momen Hari Anti Korupsi Sedunia, kinerja KPK harus dievaluasi karena nyaris gagal.
“Saya mengatakan bahwa KPK memang hampir mendekati kegagalan dalam memberantas korupsi di Indonesia ini,” kata Razikin saat dihubungi oleh porosmaju.com Jumat, 8 Desember 2017.
Razikin menilai semangat pembentukan KPK di awal reformasi tidak lagi tercermin dalam KPK saat ini. Menurutnya, pembentukan KPK dahulu adalah untuk menjawab problem korupsi yang terjadi dalam tubuh orde baru.
Dengan semangat itulah, lanjut Razikin, KPK dibentuk dengan kewenangan trigger mecanism, yang memiliki tugas supervisi, monitoring, dan koordinasi. Sayangnya, menurut Razikin hal itu sering diabai KPK kini.
“Tugas dan kewenangan itulah dalam pelaksanaan tugas KPK sering diabaikan, karena KPK ingin berjalan sendiri tanpa melakukan koordinasi yang intens. Dalam konteks pencegahan KPK sama sekali berjalan ditempat. Maka korupsi menjamur seperti di musim hujan,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, KPK lebih mementingkan public applause, tepuk tangan yang riuh ketimbang mengkaji petensi korupsi. Akibatnya, pemberantasan korupsi berkutat pada pencarian legitimasi massa, dan menjadi alat pencitraan bagi mereka yang memiliki kepentingan tertentu.
Razikin juga menilai, KPK cenderung tebang pilih dalam memberantas korupsi. Hal ini menjadi masalah serius, karena adanya pembiaran terhadap korupsi-korupsi besar. Hal ini menurut Razikin akan menimbulkan ketidakadilan dalam penegakan hukum. Celakanya, menurut Razikin, KPK melakukan itu dengan sangat bangga.
Karena itu, menurut Razikimn, momentum hari anti korupsi sedunia, KPK harus mengevaluasi dirinya. Setelah hampir 15 tahun KPK berdiri, korupsi semakin menjadi-jadi, bahkan keributan akibat korupsi itu menjadi keributan nasional.
“Kami harap, arah pemberantasan korupsi kita harus diubah semaksimal mungkin, sehingga korupsi bisa diatasi,” tutup Razikin. (Baslam)
Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *