Example 728x250
Berita

Unismuh Makassar Siapkan 69 Dosen Hadapi Sertifikasi 2026

19
×

Unismuh Makassar Siapkan 69 Dosen Hadapi Sertifikasi 2026

Share this article
Example 468x60

Porosmaju.com, Makassar – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi dosen. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Teknis Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Sumber Daya, Keuangan, dan Aset pada Kamis, 9 Juli 2026, di Ruang Teater I Gift Lantai 2 Unismuh Makassar. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan dosen menghadapi skema sertifikasi terbaru dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Kegiatan ini diikuti 69 dosen yang telah memenuhi syarat (memenuhi syarat) untuk mengikuti Sertifikasi Dosen tahun 2026. Selain membahas perubahan regulasi, sosialisasi juga memberikan pendampingan teknis mengenai penyusunan portofolio, penyusunan dokumen pendukung, hingga penyusunan strategi video pembelajaran yang menjadi salah satu komponen utama penilaian.

Example 300x600

Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Dr. Ihyani Malik, M.Si, menegaskan bahwa sertifikasi dosen tidak seharusnya dipahami semata-mata sebagai jalan memperoleh izin profesi, tetapi sebagai bentuk pengakuan atas profesionalisme seorang dosen dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.

“Sertifikasi bukan sekedar peningkatan kesejahteraan. Esensinya adalah pengakuan bahwa seorang dosen telah berprestasi secara profesional. Oleh karena itu, organisasi utama kita bukan sekedar mengejar tunjangan, tetapi membangun kualitas diri sebagai pendidik yang kompeten dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurut Ihyani, pemerintah kini memberikan kemudahan bagi dosen yang telah memenuhi masa kerja melalui SK Yayasan untuk mengikuti sertifikasi. Perubahan tersebut menjadi peluang yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh para dosen yang telah memenuhi persyaratan.

Ia mengingatkan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal dengan menyiapkan seluruh dokumen secara teliti dan mengikuti setiap tahapan sesuai ketentuan.

“Jangan sampai kesempatan yang sudah terbuka ini justru terhambat hanya karena ada persyaratan kecil yang terlewat. Ikuti proses ini dengan sungguh-sungguh, saling membantu antar sesama dosen, dan maksimalkan seluruh potensi yang dimiliki agar dapat lolos pada kesempatan pertama,” katanya.

Dalam sambutannya, Ihyani juga mengapresiasi tingginya semangat dosen Unismuh Makassar dalam meningkatkan jenjang akademik dan jabatan fungsional. Menurutnya, bertambahnya jumlah dosen yang bergelar doktor maupun berpangkat lektor merupakan indikator positif berkembangnya budaya akademik di lingkungan universitas.

Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan kegiatan sosialisasi sebagai ruang belajar bersama agar tidak mengalami kendala teknis pada saat proses penilaian berlangsung.

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Pangkat, Serdos, dan BKD Try Gustaf Said, S.Pd., M.Pd, menjelaskan bahwa Sertifikasi Dosen merupakan salah satu tahapan penting dalam perjalanan karir akademik seorang dosen.

“Sertifikasi adalah pintu menuju jenjang akademik yang lebih tinggi. Seorang dosen tidak dapat melanjutkan karir hingga Guru Besar apabila belum memiliki sertifikat pendidik. Oleh karena itu, sertifikasi bukan hanya target administratif, tetapi karir akademik akademik jangka panjang,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa terdapat sejumlah perubahan kebijakan pada Sertifikasi Dosen Tahun 2026. Salah satu perubahan mendasar adalah penentuan status memenuhi syarat yang kini mengacu pada masa kerja berdasarkan SK dosen dari yayasan, bukan lagi semata-mata berdasarkan usia jabatan fungsional.

Selain itu, BKD empat semester berturut-turut kini menjadi salah satu indikator penting dalam proses penilaian, sementara dosen yang sedang menjalani tugas belajar tidak lagi diperkenankan mengikuti sertifikasi.

Try Gustaf juga menekankan pentingnya kualitas penyusunan video pembelajaran yang menjadi salah satu komponen utama asesmen.

“Banyak peserta sebenarnya memiliki substansi yang baik, namun gagal karena aspek teknis. Video pembelajaran harus menunjukkan proses mengajar yang interaktif, bukan sekadar ceramah. Kualitas gambar, suara, interaksi dengan siswa, hingga kesesuaian dengan RPS menjadi perhatian asesor,” ungkapnya.

Ia mengingatkan agar setiap dokumen pendukung disusun secara konsisten. Kesalahan administratif yang tampak sederhana, seperti ketidaksesuaian nama pada RPS, tidak adanya pengesahan, maupun inkonsistensi antara RPS dengan video pembelajaran, dapat mempengaruhi hasil penilaian.

Lebih lanjut, ia mengingatkan peserta agar menjaga integritas akademik dalam seluruh proses penyusunan portofolio.

“Jangan pernah menggunakan hasil milik orang lain, termasuk mengambil narasi atau abstrak penelitian. Sistem penilaian nasional sudah memiliki basis data yang mampu mendeteksi kesamaan dokumen. Oleh karena itu, seluruh isian harus benar-benar merupakan hasil karya sendiri,” tegasnya.

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan sertifikasi tahun sebelumnya, Unismuh Makassar mencatat tingkat kelulusan yang sangat tinggi. Capaian tersebut menjadi modal optimisme bahwa dengan pendampingan yang lebih intensif serta pemahaman terhadap regulasi terbaru, peserta Sertifikasi Dosen Tahun 2026 dapat kembali memperoleh hasil terbaik.

Melalui kegiatan ini, Unismuh Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dosen dalam meningkatkan profesionalisme, memperkuat budaya mutu, serta menghasilkan pendidik yang mampu memenuhi standar nasional pendidikan tinggi sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *