Example 728x250
Berita

Kantongi Izin Kemendiktisaintek, Unismuh Makassar Resmi Buka Prodi Teknik Pertambangan

22
×

Kantongi Izin Kemendiktisaintek, Unismuh Makassar Resmi Buka Prodi Teknik Pertambangan

Share this article
Example 468x60

Porosmaju.com, Makassar — ​​Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi membuka Program Studi Teknik Pertambangan Program Sarjana. Izin pembukaan prodi tersebut diterbitkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan sekaligus menjadikan Teknik Pertambangan sebagai program studi ke-76 di Unismuh Makassar.

Izin itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1032/B/O/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Teknik Pertambangan Program Sarjana pada Universitas Muhammadiyah Makassar.

Example 300x600

Keputusan ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 September 2026. Salinannya kemudian disampaikan kepada Rektor Unismuh Makassar melalui surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tertanggal 21 September 2026. 1032_b_o_2026

Wakil Rektor I Unismuh Makassar Bidang Akademik dan Kerja Sama, Prof Andi Sukri Syamsuri, mengatakan terbitnya izin Teknik Pertambangan merupakan bagian dari pengembangan akademik universitas.

“Alhamdulillah, izin Program Studi Teknik Pertambangan telah terbit dan menjadi prodi ke-76 Unismuh Makassar. Ini bukan sekadar penambahan jumlah program studi, tetapi bagian dari pengembangan bidang keilmuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, dunia industri, dan pembangunan kawasan Indonesia Timur,” ujar Prof Andis, sapaan akrab Warek I Unismuh itu, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Menurut Prof Andis, setelah izin diperoleh, perhatian berikutnya harus diarahkan pada penyelenggaraan bersama. Kurikulum, dosen, laboratorium, kerja sama industri, serta pengalaman belajar mahasiswa perlu dipersiapkan sejak awal.

Teknik Unismuh Bina 6 Prodi

Kehadiran Teknik Pertambangan juga memperluas rumpun keilmuan di Fakultas Teknik Unismuh Makassar. Sebelum prodi baru ini dibuka, Fakultas Teknik membina lima program studi sarjana, yakni Teknik Pengairan berakreditasi (Akreditasi Baik Sekali), Teknik Elektro (Akreditasi B), Arsitektur (Akreditasi Unggul), Teknik Informatika (Akreditasi Baik), serta Perencanaan Wilayah dan Kota (Akreditasi Baik).

Dekan Fakultas Teknik Unismuh, Ir Muhammad Syafaat S Kuba ST MT, mengatakan Teknik Pertambangan akan melengkapi pengembangan pendidikan keteknikan di fakultas tersebut.

“Kami ingin Teknik Pertambangan Unismuh tidak hanya berbicara tentang bagaimana sumber daya mineral ditambang, tetapi juga keselamatan kerja, dampak sosial dan lingkungan, reklamasi, serta pengelolaan pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mengatakan Fakultas Teknik akan menyiapkan kurikulum, sumber daya dosen, fasilitas pembelajaran, laboratorium, serta jejaring dengan dunia usaha dan dunia industri.

Apresiasi Pimpinan

Rektor Unismuh Makassar Dr Ir Abd Rakhim Nanda ST MT IPU mengapresiasi seluruh tim yang mengawal proses pembukaan prodi tersebut.

“Saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh tim yang telah bekerja sejak tahap pengusulan sampai keluarnya keputusan menteri. Alhamdulillah, Teknik Pertambangan kini resmi menjadi bagian dari Unismuh Makassar,” kata Rakhim.

Menurut Rakhim, penambahan program studi harus diikuti tanggung jawab menjaga kualitas.

“Kita tidak hanya sekedar menambah program studi. Yang lebih penting adalah bagaimana prodi ini tumbuh menjadi program studi yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri, serta melahirkan lulusan yang kompeten dan berintegritas,” ujarnya.

Dalam keputusan menteri disebutkan, Program Studi Teknik Pertambangan Unismuh telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi. Universitas juga diwajibkan memenuhi standar nasional pendidikan tinggi dan melaporkan penyelenggaraan program studi setiap semester.

Dengan hadirnya Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik kini membina enam program studi, sementara jumlah keseluruhan program studi di Unismuh Makassar menjadi 76 prodi.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *