Example 728x250
Berita

IKA Unismuh dan Mahasiswa KKP Bekali Pelajar Gowa Literasi Politik

24
×

IKA Unismuh dan Mahasiswa KKP Bekali Pelajar Gowa Literasi Politik

Share this article
Example 468x60

Porosmaju.com, Makassar  — Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah (DPP IKA Unismuh) Makassar berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unismuh Makassar menggelar pendidikan politik bagi puluhan siswa SMA Negeri 9 Gowa, Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan memberikan pemahaman kepada pelajar tentang literasi digital, pemilihan informasi, dan pencegahan penyebaran hoaks.

Mengusung tema “Pendidikan Politik di Era Disrupsi: Cerdas Memilih Informasi dan Menangkal Hoaks”, kegiatan ini menyasar pengurus organisasi kesiswaan dan ekstrakurikuler yang sebagian di antaranya merupakan calon pemilih pemula. Melalui pemaparan materi, simulasi, dan diskusi interaktif, peserta diajak mengenali informasi menyesatkan sekaligus memahami pentingnya sikap kritis dalam kehidupan demokrasi.

Example 300x600

Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan sejumlah organisasi siswa, antara lain Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Rohani Islam (Rohis), Palang Merah Remaja (PMR), Pandu Digital, serta kelompok ekstrakurikuler olahraga dan seni bela diri. Para peserta diharapkan dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada anggota organisasi masing-masing.

Wakil Dekan III FISIP Unismuh Makassar, Dr Nur Wahid, SSos, MSi, hadir sebagai pemateri utama mewakili DPP IKA Unismuh Bidang Politik, Hukum, Advokasi, dan Hak Asasi Manusia (HAM). Ia menekankan bahwa semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata menghadapi tantangan informasi digital.

“Semangat pemuda 1928 yang menyatukan bangsa harus kita transformasikan hari ini menjadi semangat persatuan melawan disinformasi. Pemilih pemula tidak boleh hanya menjadi objek politik atau korban algoritma media sosial, tetapi harus menjadi agen perubahan yang cerdas memilah fakta, kritis terhadap informasi, dan berani menolak hoaks,” tegas Nur Wahid di hadapan peserta.

Menurut Nur Wahid, tantangan generasi muda saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengakses informasi, tetapi juga kecakapan menilai kebenaran dan kredibilitas sumbernya. Penyebaran disinformasi melalui media sosial dinilai berpotensi memengaruhi pandangan politik masyarakat sekaligus memperlemah persatuan apabila tidak disikapi secara kritis.

Ia menjelaskan bahwa aktualisasi nilai Sumpah Pemuda pada masa sekarang dapat dilakukan dengan menjaga kualitas percakapan publik dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Karena itu, pelajar perlu membangun kebiasaan memeriksa fakta sebelum mempercayai atau membagikan informasi, khususnya yang berkaitan dengan persoalan sosial dan politik.

Perwakilan mahasiswa KKP FISIP Unismuh Makassar, Muh Ilham Syarif, yang juga bertindak sebagai moderator, menjelaskan bahwa kegiatan dirancang dengan pendekatan partisipatif. Mahasiswa tidak hanya mendampingi penyampaian materi, tetapi juga memfasilitasi simulasi dan diskusi agar siswa dapat memahami persoalan hoaks melalui contoh yang dekat dengan penggunaan media digital sehari-hari.

Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada langkah sederhana verifikasi fakta (fact-checking), cara mengenali karakteristik berita palsu, serta konsekuensi hukum dan sosial dari penyebaran informasi bohong. Ilham menjelaskan bahwa pendekatan interaktif digunakan agar siswa tidak sekadar menerima pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkannya ketika berhadapan dengan informasi yang meragukan.

Pihak SMA Negeri 9 Gowa menyambut kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan literasi digital siswa. Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik, M H Natsar, SPd, MPd, yang mewakili kepala sekolah, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKP FISIP dan DPP IKA Unismuh atas penyelenggaraan pendidikan politik bagi pelajar.

“Anak-anak kami, khususnya para pengurus lembaga kesiswaan ini, adalah pemilih pemula yang antusiasmenya sangat tinggi, namun pemahaman politiknya masih perlu dibimbing,” ujar Natsar.

Ia berharap pendidikan politik tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai proses demokrasi, tetapi juga membentuk tanggung jawab siswa dalam menggunakan teknologi komunikasi. Menurut dia, kemampuan membedakan fakta dan informasi menyesatkan menjadi bekal penting bagi pelajar yang semakin aktif berinteraksi di ruang digital.

“Melalui kegiatan yang bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda ini, kami berharap para siswa tidak hanya cerdas di kelas, tetapi juga cerdas dan bijak saat menggunakan gawai mereka, terutama dalam menyikapi isu-isu sosial dan politik. Harapannya, mereka bisa meneruskan ilmu ini ke anggota ekstrakurikuler masing-masing,” kata Natsar.

Natsar juga menilai keterlibatan organisasi kesiswaan dapat memperluas jangkauan edukasi karena para pengurus memiliki peran dalam membangun kebiasaan dan budaya komunikasi di lingkungan sekolah. Pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi turut disampaikan kepada siswa lain melalui aktivitas organisasi.

Pada akhir kegiatan, perwakilan organisasi siswa SMA Negeri 9 Gowa menyampaikan deklarasi bersama untuk menjadi “Pemilih Cerdas dan Pelopor Anti-Hoaks”. Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen peserta untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, sekaligus menjaga sikap kritis terhadap berbagai isu yang berkembang di masyarakat.

Kolaborasi antara DPP IKA Unismuh, mahasiswa KKP FISIP, dan SMA Negeri 9 Gowa ini memperlihatkan upaya menghubungkan pendidikan politik dengan tantangan literasi digital di kalangan pelajar. Melalui penguatan kemampuan memeriksa fakta dan memahami tanggung jawab sebagai calon pemilih, kegiatan tersebut diharapkan mendorong lahirnya generasi muda yang mampu berpartisipasi dalam demokrasi secara kritis, bertanggung jawab, dan tetap menjunjung semangat persatuan.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *