Example 728x250
Berita

Elli Oschar Dorong Mahasiswa Islam Jadi Pemimpin Berintegritas dan Berprestasi

25
×

Elli Oschar Dorong Mahasiswa Islam Jadi Pemimpin Berintegritas dan Berprestasi

Share this article
Dr. Elli Oschar Paparkan Kepemimpinan Transformatif Mahasiswa Islam di FAI Universitas Muhammadiyah Kendari
Example 468x60

Porosmaju.com, KENDARI — Wakil Dekan III Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar), Dr. Elli Oschar, M.Pd.I., mendorong mahasiswa Islam mengembangkan kepemimpinan yang berorientasi pada prestasi, penguatan karakter, dan kontribusi sosial. Pesan tersebut disampaikan dalam kuliah tamu bertema “Kepemimpinan Transformatif Mahasiswa Islam” yang diselenggarakan FAI Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, 29 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Elli memaparkan strategi pengembangan kepemimpinan mahasiswa melalui pembinaan organisasi, peningkatan prestasi, dan penguatan nilai-nilai keislaman. Ia menekankan pentingnya perguruan tinggi menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan di lingkungan kampus dan masyarakat.

Example 300x600

“Mahasiswa harus memiliki keberanian untuk bermimpi besar, kemampuan mengorganisasi potensi, serta kemauan untuk menghadirkan perubahan. Jangan hanya menjadi pemimpin yang dikenal, jadilah pemimpin yang memberikan dampak,” ujar Elli.

Menurut Elli, kepemimpinan transformatif menuntut mahasiswa memiliki kemampuan membaca persoalan, membangun kerja sama, dan menggerakkan potensi organisasi untuk mencapai tujuan bersama. Kemampuan tersebut perlu ditopang integritas, kreativitas, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap persoalan sosial.

Ia menjelaskan, organisasi kemahasiswaan tidak semestinya hanya menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan rutin atau sarana memperoleh jabatan. Organisasi perlu dikembangkan sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan yang mendorong lahirnya gagasan, karya, dan prestasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam pemaparannya, Elli juga membagikan pengalaman mengelola bidang kemahasiswaan di FAI Unismuh Makassar. Sebagai Wakil Dekan III sekaligus Ketua Tim Promosi Fakultas, ia menyoroti pentingnya keterpaduan antara pembinaan mahasiswa, penguatan kelembagaan, dan strategi penerimaan mahasiswa baru.

Menurut dia, keberhasilan pengelolaan fakultas membutuhkan kerja sama antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan organisasi mahasiswa. Pembinaan yang berkelanjutan, disertai target prestasi yang terukur, dinilai dapat memperkuat daya saing sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi.

Pengalaman tersebut, antara lain, tercermin dari capaian FAI Unismuh Makassar yang dilaporkan secara konsisten mencatat penerimaan mahasiswa baru terbanyak di lingkungan fakultas. Pada 2026, FAI Unismuh Makassar juga meraih Juara I Kemahasiswaan Award tingkat universitas.

Elli menjadikan capaian tersebut sebagai contoh pentingnya pengelolaan kemahasiswaan yang terencana dan berkesinambungan. Ia menilai prestasi mahasiswa tidak dapat dipisahkan dari dukungan kelembagaan, pendampingan dosen, serta lingkungan akademik yang memberikan ruang bagi pengembangan potensi.

Selain membahas tata kelola kemahasiswaan, Elli menguraikan prinsip kepemimpinan dalam perspektif Islam. Menurutnya, nilai amanah, keteladanan, kejujuran, dan tanggung jawab harus menjadi landasan bagi mahasiswa ketika menjalankan peran kepemimpinan, baik di dalam maupun di luar kampus.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinan tidak semata-mata ditentukan oleh kedudukan seseorang dalam struktur organisasi. Kemampuan membangun kepercayaan, menggerakkan orang lain, dan menghasilkan perubahan positif menjadi ukuran yang lebih penting dalam menilai keberhasilan seorang pemimpin.

Dalam kapasitasnya sebagai Komandan Nasional Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), Elli turut mengaitkan kepemimpinan mahasiswa dengan pengalaman berorganisasi dan pengabdian kebangsaan. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa perlu memadukan kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, kepekaan sosial, dan keterampilan organisasi agar mampu menghadapi tantangan masyarakat yang terus berubah.

Kepemimpinan mahasiswa, menurut Elli, juga perlu diarahkan untuk memperkuat budaya akademik dan membuka ruang kolaborasi. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan organisasi yang produktif, melahirkan inovasi, serta terlibat dalam kegiatan pengabdian yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Kuliah tamu tersebut menghadirkan Amin, S.Pd.I., M.M., dosen Psikologi Islam, sebagai moderator. Kegiatan ini menjadi ruang pertukaran pengalaman antara FAI Unismuh Makassar dan FAI UM Kendari, khususnya dalam pengembangan kepemimpinan dan tata kelola kemahasiswaan.

Melalui forum tersebut, Elli berharap mahasiswa FAI UM Kendari dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinan yang sejalan dengan nilai-nilai Islam dan semangat kemajuan Muhammadiyah. Ia juga mendorong mahasiswa untuk menjadikan organisasi sebagai sarana memperkuat kapasitas diri, membangun jejaring, dan menghasilkan kontribusi nyata.

Kegiatan ini sekaligus membuka peluang penguatan kolaborasi dalam lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Pertukaran pengalaman antarfakultas diharapkan dapat mendukung pembinaan mahasiswa yang lebih terarah sehingga perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga calon pemimpin yang berintegritas dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *