Example 728x250
Berita

PDIP Menyoal Kriteria Pendamping Jokowi di Pilpres 2019

7
×

PDIP Menyoal Kriteria Pendamping Jokowi di Pilpres 2019

Share this article
Example 468x60

PDIP Menyoal Kriteria Pendamping Jokowi di Pilpres 2019POROSMAJU.COM, BALI- Baru-baru ini ramai beredar tentang elektabilitas Presiden Joko Widodo yang menurun menjelang Pemilu 2019 versi lembaga survei Median.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, mengatakan, hasil survei bisa saja berbeda dengan apa yang ada di lapangan.
Hal tersebut disampaikan Hasto saat agenda Rakernas III PDI Perjuangan di Bali, Jumat 23 Februari 2018.
“Ya survei itu kan patokan saja. Tapi intinya adalah bagaimana harapan dari rakyat itu,” katanya.
Hasil survei itu dijadikan bahan pembelajaran sambil menyerap aspirasi dari masyarakat dan kader-kader di seluruh Indonesia.
Dalam agenda rakernas, menurut penuturan Hartanto, belum mengerucut pembahasan terkait keputusan partai mengajukan siapa pendamping Jokowi.
Apalagi, survei Median mengaitkan elektabilitas Jokowi menurun disebabkan oleh faktor ekonomi. Persoalan ekonomi diakuinya masih menjadi pekerjaan bersama seluruh komponen bangsa.
Sehingga tidak bisa ditarik langsung apakah calon pendamping Jokowi dari kalangan atau profesional di bidang ekonomi.
Ia menambahkan, penentuan cawapres tidak terlepas dari dinamika politik terkini. Partai, menurutnya, memiliki tradisi mencari calon pemimpin yang tidak hanya cakap secara teknis, namun juga kuat secara ideologi.
“Kami cari, mana yang punya kemampuan untuk menggelorakan semangat berdikari. Mana yang punya kemampuan memiliki keberanian dalam membangun martabat dan kehormatan bangsa melalui jalan terjal dan sulit, tapi penuh keyakinan sebagai seorang pemimpin. Itu yang nanti kami akan cari,” terangnya.
Selain itu, keputusan mengenai nama calon presiden dan wakil presiden terakhir ada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sebagai mandataris hasil kongres sebelumnya.
Hasto menyatakan bahwa tidak ada kriteria tertentu. PDIP tak mau mendikotomi apakah pemilihan capres dan cawapres nanti didasari latarbelakang profesi atau golongan tertentu.
“Fokus utama saat ini memberikan dukungan yang lebih efektif bagaimana pemerintahan Pak Jokowi hadir di tengah rakyat,” ia menjelaskan.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *