Example 728x250
Berita

Drama Pergantian Ketua MPR, Mahyudin Vs Airlangga

5
×

Drama Pergantian Ketua MPR, Mahyudin Vs Airlangga

Share this article
Example 468x60
Drama Pergantian Ketua MPR, Mahyudin Vs Airlangga
POROSMAJU.COM, JAKARTA- Soal rencana penggantian dirinya dengan Titiek Soeharto sebagai Wakil Ketua MPR, Mahyudin  menyatakan akan kukuh membela haknya agar tetap menduduki jabatan itu.
Mahyudin berpegang teguh pada UU No 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). Dalam UU tersebut, ia menjelaskan, pimpinan MPR berhenti dari jabatannya karena meninggal dunia, mengundurkan diri, atau diberhentikan.
Dirinya merasa tidak diberhentikan karena sebagaimana dimaksud undang-undang tersebut, seseorang diberhentikan sebagai anggota DPR atau anggota DPD apabila tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap sebagai pimpinan MPR.

Karena itu, menurut Mahyudin, meski partai menginginkan pergantian, hal itu tak bisa terjadi jika tidak memenuhi syarat tersebut.
“Saya tidak mau berkonflik, tapi saya akan membela diri dan hak saya. Partai Golkar bukan punya Airlangga sendirian, milik semua termasuk saya,” kata Mahyudin.
Dirinya  membantah pernyataan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartanto yang menyebut dirinya sudah setuju dengan rencana pergantian wakil ketua MPR. Mahyudin menegaskan belum menyetujui rencana pergantian tersebut.
Ia mengatakan, dirinya hanya diberi tahu alasan pergantiannya di Pimpinan MPR sebagai upaya penyegaran dan rotasi biasa. Katanya, kepada Mahyuddin, Airlangga mengaku tengah menyiapkan Mahyudin untuk jabatan lain seperti menteri.
Belakangan, Mahyuddin berpikiran, bukan itu alasan sesungguhnya.
“Dia bilang cuma rotasi, penyegaran, supaya Pak Mahyudin banyak jabatan. Jadi kalau nanti yang akan datang mau dipromosikan ke menteri gampang. Kan, omong kosong saja yang begitu,” kata Mahyudin.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Airlangga Hartarto enggan berkomentar banyak soal penolakan Mahyudin untuk diganti sebagai Wakil Ketua MPR. Diketahui, DPP Golkar sebelumnya menyetujui Titiek Soeharto menjadi Wakil Ketua MPR menggantikan Mahyudin.
“Dari segi Golkar sendiri kami sudah berproses internal,” ucap Airlangga di rumah dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan di Jakarta, Senin, 19 Maret 2018.
Dalam pertemuan dengan Zulkifli Hasan, Airlangga mengaku menanyakan prosedur pergantian pimpinan MPR.
“Jadi kami sudah mendapatkan mekanisme tentu kami akan berproses.”
Saat ditanyai perihal penolakan Mahyudin, Airlangga mengaku sikap Mahyudin tidak seperti pemberitaan saat ini.
“Saya dua hari yang lalu ketemu Pak Mahyudin, enggak begitu. Saya sudah ketemu kok,”  tutup Airlangga.
Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *