Example 728x250
Berita

Unismuh Makassar Tetapkan Pelataran Kampus sebagai Lokasi Salat Idul Adha

15
×

Unismuh Makassar Tetapkan Pelataran Kampus sebagai Lokasi Salat Idul Adha

Share this article
Example 468x60

Porosmaju.com, Makassar— Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah. Muhammadiyah sendiri telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Panitia Hari Raya Idul Adha Unismuh menggelar rapat koordinasi di Sekretariat Badan Eksekutif Masjid (BEM), Kamis (16/4). Rapat tersebut dipimpin Ketua Panitia, Abd. Munir, didampingi Sekretaris Azlam Rasyid, serta dihadiri jajaran panitia bersama BEM Subulussalam Al-Khoory.

Example 300x600

Dalam rapat itu, pelataran kampus ditetapkan sebagai lokasi utama pelaksanaan Salat Idul Adha. Area tersebut dinilai representatif karena mampu menampung ribuan jemaah.

“Pelataran kampus menjadi pilihan utama karena daya tampungnya besar. Namun, kami tetap menyiapkan opsi cadangan untuk memastikan pelaksanaan salat berjalan lancar,” ujar Abd. Munir.

Panitia juga menyiapkan lokasi alternatif guna mengantisipasi kemungkinan cuaca buruk atau lonjakan jumlah jemaah, sebagaimana yang terjadi pada pelaksanaan Idul Fitri sebelumnya.

Selain membahas pelaksanaan salat, rapat turut menyoroti teknis penyembelihan hewan kurban. Lokasi yang selama ini digunakan di belakang Gedung Rusunawa tidak lagi tersedia karena telah berdiri sejumlah bangunan baru.

Sejumlah alternatif lokasi pun diusulkan, salah satunya area parkir di belakang masjid yang dinilai lebih mudah dibersihkan karena dekat dengan saluran pembuangan air. Namun, keputusan final masih menunggu arahan pimpinan kampus.

“Dalam waktu dekat kami akan menghadap rektor untuk meminta arahan terkait lokasi yang paling tepat,” kata Munir.

Usai rapat, panitia juga membuka pendaftaran hewan kurban bagi dosen dan karyawan. Masyarakat umum turut diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam ibadah kurban tersebut.

Untuk tahun ini, harga sapi diperkirakan mengalami kenaikan tipis, yakni berkisar Rp15 juta hingga Rp16 juta per ekor, atau sekitar Rp2,3 juta hingga Rp2,5 juta per orang. Panitia menegaskan bahwa harga tersebut masih bersifat sementara dan akan disesuaikan kembali setelah dilakukan survei lapangan.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *