Porosmaju.com, Makassar – Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar resmi menggelar agenda akademik strategis bertajuk “Workshop Peninjauan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE)”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari berturut-turut, yakni Kamis–Jum’at, 9–10 Juli 2026 ini dipusatkan di Aula Fakultas Pertanian (Faperta) Lantai 6, Gedung Menara Unismuh Makassar, Kamis 9 Juli 2026.
Workshop ini diselenggarakan dalam rangka mengadaptasi sistem pendidikan yang berfokus pada capaian pembelajaran dan luaran (outcome), guna mencetak lulusan agribisnis yang kompeten, berdaya saing global, serta relevan dengan kebutuhan industri masa kini. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, seluruh dosen Program Studi Agribisnis, perwakilan mahasiswa, serta secara khusus menghadirkan para pemangku kepentingan (stakeholder) dan para alumni.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Pertanian Unismuh Makassar, Dr. Nadir, S.P., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa rekonstruksi kurikulum menuju berbasis OBE adalah sebuah keharusan demi peningkatan mutu institusi secara berkelanjutan.
“Peninjauan kurikulum berbasis OBE ini merupakan instrumen penting bagi kita di Fakultas Pertanian, khususnya Prodi Agribisnis, untuk memastikan bahwa kompetensi yang didapatkan mahasiswa di bangku kuliah benar-benar terukur dan sesuai dengan dinamika yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kita ingin memastikan lulusan kita siap kerja dan mampu memberi dampak nyata sejak hari pertama mereka lulus,” ungkap Dr. Nadir.
Ketua Program Studi Agribisnis Unismuh Makassar, Muh. Ikmal Saleh, S.P., M.P., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen yang meluangkan waktu untuk mengawal transformasi kurikulum ini. Beliau menekankan bahwa kehadiran alumni dan stakeholder menjadi kunci utama agar kurikulum baru ini memiliki keselarasan (link and match) yang kuat dengan realita di lapangan kerja.
Pada hari pertama (Sesi 1), workshop menghadirkan pakar kurikulum terkemuka, Dr. Ir. Mais Ilsan, M.P., sebagai narasumber utama. Beliau memaparkan materi komprehensif mengenai konsep dasar, urgensi, hingga strategi taktis pengimplementasian kurikulum berbasis OBE di tingkat program studi.
Melanjutkan agenda di hari kedua, Jum’at (10/07), pembahasan bergerak ke arah yang lebih teknis dan adaptif, yakni mengenai penerapan Mikro Kredensial (Micro-Credentials) pada Kurikulum Berbasis OBE serta Analisis Pembelajaran pada Kurikulum Berbasis OBE.
Pada sesi ini, masukan, evaluasi, dan pandangan kritis dari para stakeholder serta alumni diramu bersama para dosen untuk menyusun draf kurikulum Agribisnis yang lebih segar, visioner, dan responsif terhadap perkembangan teknologi pertanian serta manajemen agribisnis modern.
Dengan terlaksananya workshop ini, Program Studi Agribisnis Unismuh Makassar optimis dapat terus mempertahankan mutu akademik berstandar “Unggul” serta mencetak generasi sosiopreneur dan profesional agribisnis yang unggul di masa depan.
















