Example 728x250
Berita

Dari Riset hingga Gagasan Futuristik, Tujuh Tim PKM Unismuh Makassar Tembus Nasional

13
×

Dari Riset hingga Gagasan Futuristik, Tujuh Tim PKM Unismuh Makassar Tembus Nasional

Share this article
Example 468x60

Porosmaju.com, Makassar  — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mencatatkan tujuh tim mahasiswa dalam Program Kreativitas Mahasiswa atau PKM 2026. Capaian itu terdiri atas Tujuh tim yang lolos skema pendanaan dan satu tim yang memperoleh skema insentif.

Dalam skema pendanaan 2026, Unismuh Makassar tercatat meloloskan enam judul. Enam judul itu tersebar pada skema PKM-K, PKM-KC, PKM-PI, PKM-PM, dan PKM-RE. Sementara itu, pada skema insentif, Unismuh Makassar tercatat memperoleh satu judul pada bidang PKM-Gagasan Futuristik Tertulis atau PKM-GFT.

Example 300x600

Ketua Divisi Pengembangan Kreativitas dan Prestasi Mahasiswa Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) Unismuh Makassar, Dr Dian Pramana Putra, mengatakan capaian tujuh tim tersebut menunjukkan semakin kuatnya iklim kreativitas mahasiswa di Unismuh.

“Capaian ini menggembirakan karena mahasiswa Unismuh tidak hanya hadir pada skema pendanaan, tetapi juga pada skema insentif. Artinya, gagasan mahasiswa berkembang dalam dua ruang sekaligus, yakni pelaksanaan program berbasis proposal dan penguatan gagasan futuristik,” kata Dian di Makassar.

Enam tim yang lolos skema pendanaan adalah Satriani S dengan judul Ezzensa-Soap: Pemanfaatan Ekstrak Serai dan Ampas Kopi sebagai Sabun Aromaterapi Relaksatif Anti-Stres pada skema PKM-K; Andi Syafiqah Ramadhani Nasrum dengan judul Rancang Bangun Aplikasi Penerjemah Bahasa Isyarat Dua Arah bagi Tunarungu Berbasis Perangkat Bergerak dengan Pelacakan Gerakan dan Teks ke Suara pada skema PKM-KC; Respiani dengan judul Optimalisasi Jaringan Irigasi Air Tanah Berbasis Pompa Energi Surya untuk Mendukung Ketahanan Pangan pada Kelompok Tani Siporennue pada skema PKM-PI; serta Ramdhani Saputra dengan judul Peningkatan Akurasi Arah Kiblat Masjid dan Makam di Dusun Buludoang Menggunakan Tongkat Istiwa’aini Berbasis Iptek untuk Mendukung SDGs 2030 pada skema PKM-PM.

Dua tim lainnya pada skema pendanaan berasal dari PKM-RE, yakni Muhammad Risman dengan judul Inovasi Bio-Binder Berbasis Limbah Cangkang Sawit pada Mortar Prefabrikasi: Eksplorasi Durabilitas dan Konduktivitas Termal di Lingkungan Agresif Pesisir Pantai, serta Ainun Masyurah dengan judul Pengembangan Suspensi Mikropartikel Ekstrak Eceng Gondok Tersalut Pektin dengan Pelepasan Terarah di Kolon untuk Inhibisi Shigella sp. dalam Terapi Diare.

Adapun satu tim skema insentif diraih oleh Safuan Bin Bihan melalui PKM-GFT dengan judul Metaterapi: Inovasi Metaverse sebagai Ruang Imersif untuk Transformasi Terapi Mandiri Anak Berkebutuhan Khusus.

Ketua LPKA Unismuh Makassar, Dr Nenny, menyampaikan bahwa LPKA akan mengawal tujuh tim tersebut sesuai karakter masing-masing skema. Tim pendanaan akan didampingi dalam pelaksanaan program, penyusunan luaran, pengisian log book, hingga persiapan penilaian kemajuan. Sementara tim insentif akan diarahkan untuk memperkuat dokumentasi gagasan dan administrasi pencairan insentif.

“LPKA akan memastikan seluruh tim mendapatkan pendampingan yang memadai. Bagi tim pendanaan, fokusnya adalah pelaksanaan program dan luaran. Bagi tim insentif, kami tetap memberi perhatian agar capaian ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan gagasan dan prestasi berikutnya,” ujar Nenny.

Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr Mawardi Pewangi, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa, dosen pendamping, program studi, fakultas, serta LPKA yang telah bekerja dalam proses pembinaan PKM.

“Kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh tim PKM Unismuh Makassar. Capaian tujuh tim ini adalah hasil kerja kolektif. Semoga menjadi pemantik bagi mahasiswa lain untuk terus menulis proposal, meneliti, berinovasi, dan menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Mawardi.

Menurut Mawardi, capaian tersebut sejalan dengan komitmen Unismuh Makassar dalam memperkuat budaya akademik dan prestasi mahasiswa. PKM, kata dia, bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembentukan karakter ilmiah, kreativitas, kolaborasi, dan keberpihakan mahasiswa pada persoalan masyarakat.

Dengan capaian ini, Unismuh Makassar menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di LLDIKTI Wilayah IX yang aktif mendorong mahasiswa memasuki kompetisi akademik nasional. Dari produk kewirausahaan, teknologi bahasa isyarat, irigasi energi surya, akurasi arah kiblat, material ramah lingkungan, inovasi kesehatan, hingga metaverse untuk terapi mandiri, gagasan mahasiswa Unismuh bergerak pada isu-isu yang dekat dengan kebutuhan publik.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *